#trik_pojok { position:fixed;_position:absolute;bottom:0px; right:0px; clip:inherit; _top:expression(document.documentElement.scrollTop+ document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }

Label

Minggu, 03 April 2011

bagaimana belajar agar tidak mudah lupa?

Kesempatan belajar adalah kesempatan memahami. Ketika ada waktu yang digunakan untuk mengkonsolidasikan apa yang telah dipelajari, tentunya harus ada juga waktu untuk penyimpanan (retensi). Terkadang kita sibuk menyusun pikiran-pikiran, melakukan kerja keras dalam belajar tapi gagal dalam menyimpan hasil kerja keras kita. Semuanya berlalu. Hasil belajar dapat hilang. Maka dari itu, siswa harus diberi kesempatan menyimpan apa yang dipelajari. Pengalaman belajar akan diingat ketika ada kesempatan merefleksikannya dan memberikan hasil akhir emosional. Ibarat hidangan, refleksi adalah “makanan pencuci mulut”sebagai tindakan penuh arti dari penutupan pembelajaran. Ada beberapa kategori yang membuat belajar tidak mudah lupa; 1. Review: bagian ini berkaitan dengan mengingat ulang, melatih ulang, menyimpan ulang, dan penyegaran ulang. 2. Penilaian diri: bagian ini berkaitan dengan evaluasi sampai sejauh mana keterukunan belajar yang telah dicapai. 3. Perencanaan: bagian ini berkaitan dengan cara-cara mempertimbangkan apa yang akan dilakukan dengan mengkaji ulang apa yang telah dilakukan. 4. Sentimen akhir: bagian ini berkaitan dengan penyelarasan situasi dan kondisi dalam dinamika dan mekanisme pembelajaran.
(sumber: Active Learning)
»»  READMORE...

Jumat, 01 April 2011

10 cara pintar belajar

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghafal
2. Membaca adalah kunci belajar
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
4. Hafalkan kata-kata kunci
5. Pilih waktu yang tepat
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
7. Bentuk kelompok belajar
8. Latih sendiri kemampuan kita
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
10. Sediakan waktu untuk istirahat
»»  READMORE...